Jumat, 17 Oktober 2014

Jatuh hati pada konsep resor (3)

Rumah kita

Jatuh hati pada konsep resor (3)

Teks Hotmian Siahaan

Optimalkan bukaan

Agar penghawaan di dalam rumah lebih lancar, Aufa membuat bukaan menyesuaikan arah datangnya angin. Di rumah Desy, arah datang angin berasal dari arah selatan, sehingga bukaan lebih banyak dihadirkan di sepanjang sisi selatan rumah, yaitu bagian depan. Mulai dari pintu masuk hingga jendela depan rumah, sengaja dipasangi pintu dan jendela berukuran besar. Hal ini pun juga diterapkan di lantai 2. Keadaan seperti ini membuat udara dapat masuk dengan bebas tanpa halangan, sehingga hawa sejuk senantiasa terasa di dalam rumah.

Prinsip desain yang dibuat Aufa ini memang terbukti hasilnya. Desy yang sudah 6 bulan mendiami rumahnya, merasa nyaman dengan udara di rumahnya. "Di bawah, saya enggak pakai AC sama sekali dan ternyata saya dan keluarga saya nyaman-nyaman saja. Belum ada tuh, yang ngeluh gerah atau kepanasan sejauh ini," ujar ibu dua anak dari Rakha Octavano (17) dan Sany Veradia (14) ini.

Memasukkan unsur alam

Tak hanya optimal dalam memanfaatkan cahaya matahari dan sirkulasi udara, hunian yang kini memiliki luas 250m2 ini juga dirancang bernuansa resor dengan unsur alam yang dominan. Hampir di setiap sudut ruangan dijumpai pemakaian material alam. Salah satunya adalah aplikasi semen kamprot pada satu bidang dinding, mulai dari ruang tamu hingga ruang keluarga. Plesteran semen dibiarkan tanpa finishing warna, sehingga memberi kesan alami dan natural.

Nuansa resor kian terasa ketika berada di ruang keluarga di lantai 1. Ruangan yang diapit oleh ruang tamu dengan dapur ini, didesain terbuka dan menyatu dengan void yang berada di sebelahnya. Penutup lantai dibuat berbeda dengan ruangan lain, yaitu menggunakan kayu solid, sedangkan ruangan lainnya menggunakan keramik. Pemilihan warna furniturnya pun memakai warna-warna alami, seperti sofa berwarna abu-abu.

Untuk memperkuat nuansa resor di ruang keluarga, maka area void yang berada di sebelahnya didesain sebagai taman kering, yang didominasi batu hias putih, 'rumput hijau' dan batu alam andesit. "Desainnya mirip taman yang banyak dijumpai di vila-vila," ujar Desy.

Sejauh ini, Desy dan keluarganya mengaku puas dengan konsep tempat tinggalnya. Selain lebih hemat dalam segi listrik, rumah juga terasa nyaman dengan pencahayaan dan pengudaraan yang baik.

Rumah Editor's choice

Curi idenya

Untuk mengoptimalkan pencahayaan dan pengudaraan alami, bisa dilakukan dengan memberi coakan pada dinding secara horizontal. Coakan dinding yang bertujuan untuk memasukkan cahaya, ditutup dengan kaca sun blast. Sedangkan dinding yang dilubangi untuk memasukkan udara ditutup dengan kawat kasa.

Satu sisi dinding tempat arah datangnya angin (bagian depan) dijadikan sebagai jendela yang dapat dibuka tutup. Jendela kaca ini diberi shading berupa kisi-kisi kayu, untuk meredam intensitas cahaya matahari masuk ke dalam ruangan.

Untuk memberi kesan asri, area taman di bawah void didesain sebagai taman kering dengan menghadirkan 'rumput' sintetis dan batu koral hias.

Untuk memberi kesan natural dan bernuansa resor, fasad rumah dilapisi dengan berbagai material alam, seperti bambu, kayu, dan batu alam.

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Rabu, 15 Oktober 2014

Jatuh hati pada konsep resor (2)

Rumah kita

Jatuh hati pada konsep resor (2)

Teks Hotmian Siahaan

Meningkat dan menata ulang ruang

Menambah luas bangunan adalah langkah utama untuk memperoleh kenyamanan. Mereka merasa ruang-ruang pada rumah asal terlalu kecil, terutama ruang tidur utama dan ruang keluarga.

Karena tak tersedia lagi lahan di samping dan belakang rumah, maka meningkat menjadi satu-satunya cara. Lantai 1 difungsikan sebagai ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, dan ruang tidur utama. Sedangkan lantai 2 diperuntukkan ruang keluarga yang merangkap sebagai ruang TV, serta ruang tidur kedua anak mereka.

Kini, setelah renovasi, semua ruangan menjadi lebih lega. Ruang tidur utama misalnya, selain dilengkapi kamar mandi pribadi, juga ada walk-in closet. Ruang ini juga dimanfaatkan Desy untuk menyimpan koleksi pribadi produk fashion-nya, seperti tas, sepatu, dan berbagai aksesoris lainnya.

Atap bisa buka tutup

Untuk mengoptimalkan sirkulasi udara di dalam rumah, Aufa memberikan beberapa solusi. Salah satunya membuat void yang luas dengan desain atapnya yang bisa dibuka tutup. Aufa berpendapat, kehadiran void, selain memberi kesan lapang, juga membuat sirkulasi udara di dalam ruangan lebih lancar.

Sirkulasi udara dan cahaya dari atas void bisa optimal saat atap dalam posisi terbuka. Jika hujan turun, atap bisa ditutup kembali. Buka tutup atap yang terbuat dari aluminium ini dioperasikan menggunakan tali yang dihubungkan ke rangka atap.

Ini materialnya
1. Lantai ruang keluarga: kayu solid meranti ukuran 10cm x 3m finishing warna natural.
2. Dinding ruang tamu: semen caprut tanpa coating.
3. Lantai ruang tidur: parket vinil bertekstur.
4. Rumput: rumput sintetis.
5. Dinding void: batu alam andesit.
6. Kisi-kisi fasad: bambu bulat tanpa coating.

Ruang tamu berukuran sedang dilengkapi seperangkat sofa, yang memanfaatkan furnitur lama. Agar terlihat baru, sofa lama di-finishing sekaligus mengubah warnanya. Awalnya, sofa yang terbuat dari material kayu ini, berwarna natural kayu kekuning-kuningan.

Selain sebagai karyawan BUMN, Desy memiliki bisnis sampingan yaitu menjual produk fashion, seperti tas wanita, sepatu, dan berbagai aksesori. Untuk mendukung bisnisnya, ia memajang koleksi pribadi produk fashion-nya di dalam kamar, yang juga bisa dilihat dari ruang tamu dan ruang keluarga melalui kaca.

Dapur yang didominasi warna putih, dilengkapi meja bar. Meski hanya dilengkapi dua bangku, ruangan ini menjadi salah satu area favorit keluarga untuk berkumpul, terutama saat sarapan atau sekedar diskusi.

Ruang makan didesain sederhana, hanya dilengkapi satu set meja makan.

Lokasi kediaman Dwi Sudarsono - Desy Purnama Dewi, Taman pondok mas indah, baros, cimahi, jawa barat.

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Senin, 13 Oktober 2014

Jatuh hati pada konsep resor

Rumah kita

Jatuh hati pada konsep resor

Teks Hotmian Siahaan

Luas lahan 200m2
Luas bangunan 250m2

Tiga hal yang kental dengan kenyamanan sebuah resor adalah hangatnya mentari, segarnya udara dan indahnya pemandangan. Paduan ketiganya dimaksimalkan pada hunian ini.

Cita-cita saya ketika punya rumah, saya ingin punya rumah yang nyaman, udara luar masuk dengan lancar dan terang, serta bernuansa resor." Sepenggal kalimat itu diutarakan sang pemilik rumah Desy Purnama Dewi (39), ketika berbincang dengan Tabloid Rumah pertengahan September lalu. Sepenggal kalimat itu pula yang turut menjelaskan konsep dari rumah dua lantai ini.

Nyatanya, memang begitulah kesan yang muncul saat kami memasuki rumah ini. Hawa sejuk dan hembusan angin terasa menyelimuti rumah di siang yang terik, meskipun tidak ada pendingin udara di ruang bawah.

Hasil dari proses renovasi

Ternyata, kesejukan ini didapatkan oleh Desy melalui sebuah proses renovasi rumah. Bangunan awal rumah yang berada di kawasan Baros, Cimahi ini, awalnya tak dikonsep dan dibangun dengan memperhatikan pengudaraan yang baik. Bangunan satu lantai seluas 70m2 ini selama beberapa tahun dikontrakkan. Sementara Desy dan keluarganya menempati rumah lainnya.

Tahun 2013 lalu, ia dan suaminya, Dewi Sudarsoni (49), berniat untuk menempati rumah yang mereka beli tahun 2010 tersebut. Ingin lebih nyaman dan sejuk di rumahnya, maka mereka memutuskan untuk merenovasinya terlebih dahulu.

Menggunakan jasa desainer

Desy mengaku tak begitu paham bagaimana cara mewujudkan impiannya mendapatkan hunian yang nyaman. Setelah mempertimbangkan berbagai faktor pasangan ini mempercayakan renovasi rumah mereka pada desainer Aufa Alfarabi, yang merupakan anak dari teman kantor Desy.

Pasangan ini tidak mempermasalahkan latar belakang Aufa sebagai desainer (bukan arsitek). "Yang penting dia paham dan bisa mewujudkan keinginan kami," ujar Desy.

Bersambung...

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Sabtu, 11 Oktober 2014

Yuk beli rumah!

Serambi

Yuk beli rumah!

Sehubungan dengan membeli rumah, saya punya pengalaman yang membuat saya menyesal. Kira-kira 4 atau 5 tahun lalu, saya berencana membeli rumah di sekitar Serpong, Tangerang. Dari sebuah koran, saya mendapatkan iklan satu perumahan (saya lupa namanya), dengan harga yang cukup reasonable untuk saat itu. Saya pun pergi ke sana di suatu weekend.

Tapi ternyata lokasinya lebih jauh dari perkiraan saya. Daerah menuju lokasi sangat sepi, jalanannya buruk, dan ketika sudah melewati jam 6 sore, sangat gelap. Sudah tanya kiri-kanan, saya tidak juga kunjung menemukan perumahan tersebut. Akhirnya saya menyerah. Kalaupun ketemu, kayaknya saya juga tidak mau tinggal di sana.

Kira-kira pertengahan tahun lalu, muncul berita bahwa lokasi yang menurut saya sangat jauh itu akan dilewati kereta dari Tanah Abang, yang juga melewati stasiun Dukuh Atas -stasiun yang mengakomodasi para pekerja di kawasan Sudirman-Thamrin. Kabarnya stasiun di kawasan itu juga akan dikembangkan dan dilengkapi dengan pusat pertokoan, gedung parkir, bahkan apartemen.

Sekarang, kalau saya cari-cari iklan rumah di kawasan itu, harganya sudah 3-4 kali lipat! "Ah, coba dulu saya beli-beli aja."

Ternyata benar nasihat yang pernah saya dapat dari seorang pakar keuangan: semakin kita menunda membeli rumah, semakin kita merasa harga rumah tidak terjangkau.

Sedangkan, saya punya pelajaran tersendiri dari kasus ini, yang kemudian sering saya bagikan kepada teman-teman saya. Jauh, ternyata relatif. Lokasi yang dulu kita anggap sangat jauh dari pusat kota, sekarang bisa saja menjadi tidak terlalu jauh. Alasannya, karena pengembangan untuk lokasi pemukiman semakin melebar ke pinggiran. Jalan-jalan tembus pun terus bermunculan, membuat lokasi yang awalnya jauh, jadi lebih dekat.

Untuk anda yang saat ini sedang mencari rumah, kami hadirkan informasi rumah bersubsidi yang tersebar di berbagai kota provinsi. Yang jelas harganya lebih murah! Umumnya lokasinya jauh dari pusat kota. Tapi, melihat perkembangan kawasan di sekeliling Jakarta yang begitu pesat, yang sekarang jauh kelak bisa terasa lebih dekat.

Made Mardiani Kardha
Editor in Chief

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Jumat, 10 Oktober 2014

Desain interior

Komentar

Eni

Halo, salam kenal. Saya Eni, 33 tahun. Pas baca Tabloid Rumah, saya langsung tertarik. Tolong, dong, dibahas tentang desain interior untuk rumah mungil. Saya tunggu, ya.

Salam kenal kembali. Kami senang anda tertarik dengan sajian kami. Dari awal terbit sampai sekarang, kami selalu menampilkan bahasan inspiratif bagi pembaca untuk mengolah dan menata rumah. Yang paling sering muncul di rubrik interior. Memang model bahasannya tak selalu satu rumah secara utuh, namun bisa hanya satu ruang atau satu spot yang ada di rumah mungil. Bahasan desain rumah mungil juga muncul pada rubrik rumah kita. Di sini kami menampilkan inspirasi desain dan penataan dari pembaca dan narasumber untuk rumah-rumah mungil mereka. Dari sana, pembaca lain dapat mengambil inspirasi atau tipnya untuk diterapkan pada rumah mereka masing-masing. Jangan khawatir, bahasan tentang penataan rumah mungil akan terus ada di setiap edisi. Beli dan ikuti terus sajian kami, ya.

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Cat tembok

Komentar

Muhammad Abduh

Mau tanya dong. Saya lagi renovasi rumah. Kira-kira cat tembok interior (warna putih) dan luar (warnanya bebas) yang awet merek apa, ya?

Di pasaran ada banyak merek cat. Tentang pilihan warna, masing-masing merek tentu menawarkan varian warna yang berbeda-beda. Warna putih pun bisa sangat bermacam-macam. Ada putih susu, putih cerah, ada pula putih mengilap. Anda bisa menentukan jenis catnya, apakah cat interior atau cat eksterior. Keduanya berbeda sesuai dengan lokasi penggunaannya. Cat interior tidak disarankan untuk penggunaan eksterior karena tidak dilengkapi dengan zat yang melindunginya agar kuat dari pengaruh cuaca (panas dan hujan). Yang perlu diingat, keawetan cat sangat dipengaruhi oleh proses pengecatan yang sesuai prosedur.

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Kamis, 09 Oktober 2014

Hiasan rumah bertema binatang

Belanja

Hiasan rumah bertema binatang

Sebagai elemen desain, corak atau motif memberi andil cukup besar pada keindahan tampilan ruang. Ada begitu banyak pilihan motif. Yang satu ini cukup menarik perhatian. Mengangkat tema binatang, motif-motif yang hadir pada hiasan dinding dan sarung bantal ini memberi kelas tersendiri pada dekorasi rumah. Selain pilihan jenis binatang dengan tampilannya yang unik, sentuhan kreatif juga diaplikasikan pada hiasan dinding dengan menambah pigura kayu. Ruang pun tampil beda dengan dekorasi unik ini.

Bantal motif binatang 40cm x 40cm @Rp 130.000

Indonesian series wall decor 20cm x 20cm @Rp 100.000

Teks Putri Boodiani

Dok. Maken living

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Belanja

Hiasan rumah bertema binatang

Sebagai elemen desain, corak atau motif memberi andil cukup besar pada keindahan tampilan ruang. Ada begitu banyak pilihan motif. Yang satu ini cukup menarik perhatian. Mengangkat tema binatang, motif-motif yang hadir pada hiasan dinding dan sarung bantal ini memberi kelas tersendiri pada dekorasi rumah. Selain pilihan jenis binatang dengan tampilannya yang unik, sentuhan kreatif juga diaplikasikan pada hiasan dinding dengan menambah pigura kayu. Ruang pun tampil beda dengan dekorasi unik ini.

Bantal motif binatang 40cm x 40cm @Rp 130.000

Indonesian series wall decor 20cm x 20cm @Rp 100.000

Teks Putri Boodiani

Dok. Maken living

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 301-XII, 03-16 Oktober 2014.

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Perpustakaan Islam Online
Kitab Para Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

Total Tayangan Halaman