Selasa, 29 April 2014
Percantik dinding dengan padded wall (2)
Walaupun padded wall hanya berfungsi sebagai elemen dekoratif, bukan berarti tidak memperhatikan pemilihan kualitas pelapisnya. Penggunaan pelapis yang berkualitas akan memberikan tampilan yang memesona pada padded wall. Material yang baik juga membuat padded wall lebih awet dan mudah perawatannya.
Bahan yang dapat dipakai sebagai padded wall, salah satunya adalah kulit sintetis. Kulit sintetis memiliki tampilan yang mirip kulit namun mudah perawatannya. Salah satu merek kulit sintetis yang dapat dipilih adalah MBtech. Merek ini dirancang khusus untuk aplikasi otomotif, sehingga akan lebih tahan terhadap perubahan suhu ekstrim, seperti terkena terpaan sinar matahari atau hembusan AC. MBtech juga dilengkapi dengan UV protection sehingga kualitas dan warnanya tetap terjaga. Juga formula fire retardant yang mampu memadamkan percikan api. Kekuatan dan fiturnya sangat cocok diaplikasikan di padded wall, yang butuh bahan yang awet dan minim perawatan.
Selain bentuk, Anda juga mengkreasikan warna pada padded wall. Pilih warna yang cerah atau kontras, jika ingin digunakan sebagai aksen. Atau warna yang senada dengan ruang jika ingin menyatu dengan ruang. Untuk warna, MBtech memiliki varian warna dan tekstur yang sangat beragam. Bisa menggunakan tekstur kulit halus dan warna natural MBtech new superior untuk menampilkan kesan elegan. Bila ingin menampilkan warna cerah pada kamar anak misalnya, bisa menggunakan warna-warna cerah pada MBtech camaro.
Bahkan, bila menginginkan tampilan yang lebih eksklusif dan mewah, MBtech telah meluncurkan MBtech premium. Hadir dengan varian perdana carrera yang memiliki tekstur nappa yang lembut dan elegan. Berikut koleksi warna primer dan metalik yang sangat menawan dan memukau. Istimewanya lagi, MBtech premium sudah dilengkapi dengan fitur anti mikroba yang mampu menghambat pertunbuhan bakteri dan jamur.
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
baja ringan banten, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,
Percantik dinding dengan padded wall
Ibarat kanvas kosong, bidang dinding pada ruangan bisa dijadikan artwork, sebagai elemen dekoratif yang manis.
Dinding adalah elemen yang paling menonjol di ruangan. Namun, elemen ini kerap diabaikan. Mungkin selama ini kita hanya terpaku dengan permainan warna cat kemudian menghiasinya dengan lukisan atau foto yang dibingkai. Padahal, permukaan dinding yang luas sangat memungkinkan untuk dikreasikan.
Aplikasi padded wall
Umumnya, wallpaper menjadi pilihan untuk melapisi dinding. Motif pada wallpaper menjadikan dinding memiliki aksen yang variatif. Namun bila ingin yang memiliki tekstur dan menghilangkan kesan datar pada dinding, menghadirkan padded wall bisa menjadi pilihan. Ketebalan pada padded wall ini juga bisa "melembutkan" ruangan, sekaligus menjadi central point pada dinding ruangan.
Padded wall dapat dihadirkan di mana saja. Ia dapat menjadi aksen cantik pada dinding ruang tamu, ruang keluarga, atau ruang tidur. Di ruang keluarga, ia dapat dibuat pada panel tv, sementara di ruang tidur, padded wall dapat diaplikasikan pada bed headboards atau sejajar dengan nakas. Motif dan material padded wall yang berbeda dari dinding asli, menjadikan ruangan semakin elegan dan menawan.
Padded wall dapat dikreasikan dari berbagai material, dengan berbagai bentuk. Anda dapat membuat padded wall berbentuk kotak-kotak, motif diamond, dan sebagainya. Padded wall dapat pula dikombinasikan dengan material lain seperti kancing, kayu, dan sebagainya, tergantung tema yang diinginkan.
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
baja ringan banten, baja ringan tangerang, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,
Minggu, 27 April 2014
Kami ingin selalu kembali ke rumah
Kenyamanan dan kehangatan menjadi kunci utama rumah idaman. Rumah yang membuat seluruh anggota keluarga tak ingin lama berpaling darinya.
Teks Selvia Martiani
Luas bangunan 425 m2, luas lahan 360 m2
"There is nothing like staying at home for real comfort", kata-kata yang diucapkan Jane Austen ini tampaknya sangat nyata terasa saat sebuah keluarga berhasil menciptakan rumah yang mereka idamkan, yakni rumah nyaman dan hangat, yang selalu menjadi tempat favorit untuk berkumpul.
Setiap keluarga mengidamkan rumah semacam ini. Tidak terkecuali bagi keluarga Toto Suharto dan Ajeng Anindya. Keinginan mereka sederhana, hanya ingin membangun rumah yang nyaman dan asri. Berbekal tujuan tersebut, Ajeng meminta arsitek Andra Martin untuk merancangkan rumah impian keluarganya. "Kami memutuskan menggunakan jasa arsitek yang direferensikan oleh kontraktor kami", ujar Ajeng.
Hasilnya menakjubkan. Mereka merasa rumah mereka sangat nyaman dan hangat. Mereka tak ingin berada jauh dari rumah. Mereka ingin selalu berada rumah, bahkan bila perlu, memindahkan kantor dan pekerjaan mereka ke rumah.
Dibuat terbuka
Bagian fasad rumah yang unik dan menarik membuat kami penasaran ingin segera mengulik isi di dalamnya. Benar rupanya, hal pertama yang Tabloid Rumah rasakan saat menginjakkan kaki di rumah ini adalah: kami tidak ingin pulang dan ingin terus berada di sini. Rumah ini begitu hijau dan asri, begitu sejuk dan tenang, dan begitu cantik untuk dipandang. Rumah ini banyak memakai unsur alam, seperti kayu dan batu pada dekorasi interior dan materialnya.
Pintu-pintu besar dengan material kaca menjadi pembatas antara ruang luar dan ruang dalam. Namun, pintu yang selalu terbuka membuat area dalamnya terkesan menyatu dengan area luar. Pintu yang selalu dibiarkan terbuka membuat angin sepoi-sepoi dapat bebas memasuki area dalam rumah. Kesan sejuk dan relaks membuat siapa saja betah berada berlama-lama di rumah ini.
Kayu bekas bantalan rel kereta
Ada yang menarik dari material rumah ini, yang membuatnya terasa unik sekaligus cantik. Kayu yang digunakan untuk deck lantai, pintu-pintu, kisi-kisi plafon, dan railing tangga ini ternyata adalah kayu bekas bantalan rel kereta api dan kapal.
"Ide kayu bantalan rel ini muncul ketika kami melihat-lihat pameran furnitur, ternyata kayu-kayu bekas dapat didaur ulang menjadi berbagai macam furnitur", ujar Ajeng bercerita.
Ajeng menuturkan, karena kayu semakin langka, ia dan suami mengusulkan kepada arsitek untuk menggunakan kayu bekas bantalan rel kereta api. Ajeng memilih jenis bantalan rel dari kayu ulin (kayu besi) yang dianggap kuat karena kayu tersebut sudah teruji selama bertahun-tahun dan sering diterpa oleh berbagai macam cuaca.
"Sebagian lantai menggunakan kayu ulin bekas kapal, sedangkan furnitur sebagian besar kami kombinasikan dengan kayu trembesi", ujar Ajeng menambahkan.
Ingin rumah fungsional
Selain rumah yang menyatu dengan alam, Ajeng dan suami pun ingin membangun sebuah rumah yang fungsional. Pasalnya, luas lahan yang mereka miliki kurang dari 200 m2, sehingga agak sulit untuk membuat rumah dengan kombinasi alam terbuka namun tetap fungsional. Oleh sebab itu, ia meminta sang arsitek untuk merancangkan bangunan ke atas, agar area lainnya bisa dimanfaatkan untuk membuat taman.
Namun, ketika tetangga mereka menjual lahannya, Ajeng dan suami berinisiatif untuk membeli lahan yang persis berada di samping rumahnya tersebut. Alhasil, ketika bangunan inti sudah terbangun, lahan baru pun dimanfaatkan sebagai area terbuka dan dijadikan taman.
Kelola interior sendiri
Meski bangunan dibuat menggunakan jasa arsitek, Ajeng dan suami memutuskan untuk mengelola bagian interior sendiri. Segala hal yang berhubungan dengan interior mereka diskusikan bersama, konsep "menyatu dengan alam" pun mereka jadikan acuan. Mereka banyak memakai kayu. Penggunaan material kayu tidak hanya terlihat pada deck lantai, tapi juga pada hampir seluruh furnitur di rumah ini.
Permainan interior yang dikelola Ajeng bersama suami rupanya bisa berpadu dengan gaya arsitektur dan konsep yang ingin dibangun di rumah ini, sehingga tampak serasi dan selaras.
Ajang kumpul-kumpul
Nuansa rumah asri dan sejuk ini rupanya dimanfaatkan oleh kerabat dekat dan keluarga untuk kumpul-kumpul, baik ketika arisan keluarga atau sekedar menghabiskan waktu bersama.
"Sejak rumah ini dibangun, keluarga-keluarga selalu ingin acara arisannya di sini dan setiap minggu pasti enggak pernah sepi dari tamu", ujar Ajeng bercerita dengan wajah sumringah.
Memang, setiap orang yang menyambangi rumah ini akan jatuh cinta dengan gaya arsitektur dan pengelolaan interior yang hangat dan nyaman. Kami pun merasakannya. Konsep rumah yang ingin dibangun pasangan ini pun telah berhasil dicapai, menghadirkan kenyamanan dan keinginan untuk selalu berada di rumah sepanjang waktu. Konsep kuat dan konsistensi untuk mempertahankan konsep tersebut adalah kuncinya.
Ini materialnya:
1. Sofa: cellini
2. Lantai: niro granite
3. Furnitur kayu: citra artistik
4. Meja makan: citra artistik
Tampilan fasadnya yang sudah menunjukkan keunikan dari rumah kayu ini.
Elemen alam seperti batu, kayu, dan tumbuhan menghiasi rumah ini, membuatnya terkesan sejuk dan asri.
Ketika beberapa area didominasi material kayu, ruang santai sekaligus ruang tidur tamu ini tampil ceria dengan aksesoris warna cerah yang digunakan.
Ruang tidur utama yang tampak seperti kamar di cottage membuatnya terkesan hangat dan nyaman.
Ruang makan berada di lahan terbuka. Selain tidak terkesan formal, ruang makan ini juga dapat difungsikan sebagai ruang serbaguna.
Area luar dan dalam tampil menyatu, hanya dibatasi oleh pintu kaca yang digeser.
Untuk membiarkan udara tetap masuk, pada bagian atas dinding dibuat lubang udara.
Meja rias ini memiliki 2 fungsi. Bila daun mejanya diangkat ada sebuah ruang penyimpanan untuk aksesoris, seperti cincin, anting, dan gelang. Daun mejanya sendiri berfungsi sebagai cermin.
Material kaca tampak mengisi bagian tengah dinding, ini memungkinkan penghuninya merasakan cahaya matahari pagi.
Berikan aksesoris menarik untuk menyambut tamu, seperti keset ini. Di permukaannya disisipkan tulisan-tulisan lucu yang akan menambah warna interior rumah Anda.
Desain dapur yang dibuat selaras menyesuaikan dengan rangka bangunan yang didominasikan material kayu.
Area attic (loteng) dimanfaatkan untuk area santai sekaligus kum-kumpul.
Curi idenya.
Rumah editor's choice.
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
baja ringan banten, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,
Sabtu, 26 April 2014
Banyak ranting di rumahku
Ranting tak melulu ada di taman. Ranting bisa juga dipakai sebagai pemanis interior, seperti rumah ini.
Teks Axel Natanael
Luas bangunan 130m2, luas lahan 144m2
Rumah merupakan tempat perhentian terakhir kita setiap hari. Usai beraktivitas seharian, menghadapi berbagai kesibukan, paling enak pulang ke rumah dengan suasana yang nyaman dan menenangkan. Kalau sudah didesain dengan nyaman, dijamin bikin rasanya kepingin cepat kembali ke rumah.
Di kawasan kota Cilegon ini, berdiri sebuah rumah yang mencoba mendekatkan diri ke alam. Mulai dari segi desain, warna, hingga pernak-pernik hiasannya tampak begitu menyatu. Setiap elemen itu saling mendukung satu sama lain untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
Ada ranting di mana-mana
Salah satu tujuan dari konsep "alam" di rumah ini ialah untuk menciptakan suasana yang membuat orang merasa nyaman ketika kembali ke rumah. "Jadi setelah orang pulang ke rumah, nuansanya sudah beda," ucap Yusanto Hariyanto, Associate Director Ciputra, pengembang perumahan ini.
Pertama kali memasuki rumah ini, kita akan disambut dengan ruang tamu bernuansa cokelat. Mulai dari dinding, lampu gantung, meja, bantal, maupun karpetnya. Warna cokelat memiliki sifat alami, sejuk, dan menenangkan, sehingga ketika orang masuk ke rumah ini akan merasakan atmosfer yang berbeda dengan di luar. Nyaman dan menenangkan.
Bagian paling penting dan unik yang membuat rumah ini tidak tampak mainstream adalah bentuk ranting-ranting pohon yang menghiasi beberapa sudut rumah ini. Sekarang coba perhatikan partisi berwarna putih yang berada di belakang sofa ruang tamu. Itu adalah pola ranting pertama yang akan Anda temui ketika baru memasuki rumah ini. Partisi unik itu membentuk pola menyerupai batang dan ranting tanaman, untuk memisahkan ruang tamu dengan ruang keluarga.
Pola bentuk ranting itu juga diterapkan pada dinding ruang keluarga. Tapi warna yang digunakan berbeda. Dengan menggunakan warna cokelat, pola ranting tersebut tampak lebih senada dengan dinding ruang tamu di sebelahnya. Sedangkan warna putih pada partisi digunakan supaya tampak lebih menonjol sebagai pembatas ruang.
Jika Anda masuk ke kamar tidur utama, jangan kaget jika menemukan pola ranting yang sama pada dindingnya. Karena memang "banyak ranting di rumahku." Namun, di kamar tidur utama ini, pola ranting hanya digunakan pada sisi kanan dan kiri tempat tidur. Ya, memang tidak satu bidang dinding penuh. Supaya nuansanya masih terkesan simpel dan elegan, tapi tetap "alami".
Bukan interiornya saja
Kita sudah melihat kenyamanan dan keunikan desain rumah ini. Namun, ternyata ada faktor lain yang membuat rumah ini terasa lebih "hijau" dan alami, yaitu sirkulasi udara yang baik dan hemat listrik.
Rumah dua lantai ini memiliki jendela yang berukuran cukup lebar di beberapa bagian, sehingga sikulasi udara dalam rumah menjadi lancar. Suasana rumah pun tidak panas dan pengap walaupun tanpa pendingin udara. Melalui jendela itu pula cahaya matahari dapat masuk dengan bebas, menerangi setiap ruang di dalam rumah. Mungkin, inilah salah satu contoh rumah "hijau" yang bisa menjadi inspirasi Anda. Karena rumah "hijau" bukan hanya interiornya, tapi juga peduli terhadap lingkungan.
Ini materialnya:
1. Dinding: bata merah diplester, dilapisi wallpaper.
2. Partisi: plywood sungkai, lapis cat duco putih.
3. Backdrop: plywood, lapis HPL.
4. Plafon: gipsum dicat.
5. Lantai: keramik homogenous, tile 60x60cm merek Roman.
Dinding ruang keluarga menggunakan material cermin agar rumah ini terkesan lebih luas. Hiasan pola seperti ranting pohon ditambahkan untuk memberi nuansa alami di dalam rumah. Pola ranting pohon berwarna putih pun digunakan sebagai partisi ruang tamu dan ruang keluarga.
Salah satu jendela berukuran cukup besar diletakkan di tengah ruangan antara ruang keluarga dan ruang makan agar cahaya alami dapat masuk, menerangi rumah ini. Listrik pun bisa lebih hemat di siang hari.
Lampu yang berada di atas ruang tamu ini sekilas tampak seperti kumpulan lilin yang memancarkan pandaran cahaya kuningnya yang amat cantik dan alami.
Cermin dan pola ranting dibuat berjarak agar mudah dibersihkan. Selain itu, refleksi pola ranting pada cermin dapat terlihat cantik.
Pola ranting berwarna putih di ruang tidur utama ini sama dengan pola ranting di ruang tamu. Selain unik, pola ini sengaja digunakan sebagai benang merah desain antar ruang di rumah ini.
Di sudut area dapur juga terdapat jendela sebagai penerang di siang hari. Selain pencahayaan alami, paduan warna cokelat dan putih pun memperkuat nuansa alami di rumah ini.
Jika Anda ingin menciptakan suasana alami di rumah, lukisan yang mengandung unsur alam seperti pohon dapat digunakan untuk menghiasi dinding. Tekstur wallpaper juga bisa diselaraskan dengan lukisan yang hendak Anda gunakan. Contohnya seperti pada gambar ini, wallpaper membentuk ukiran yang mirip dengan ranting pohon di lukisan.
Curi idenya!
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan tangerang, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,
Memoles dinding
Pertama, posisi dinding berhadapan dengan mata. Untuk melihat plafon kita harus mendongak, untuk melihat lantai kita harus menunduk. Tapi untuk melihat dinding? Tak perlu menggerakkan leher. Saat masuk ke sebuah ruang, sudah pasti mata kita akan berserobok dengan dinding.
Dengan demikian, upaya apapun yang kita lakukan untuk memoles dinding agar tampil lebih bersolek, tak akan sia-sia. Sudah pasti keindahannya itu akan dinikmati oleh siapapun yang berada di dekatnya. Enggak enak juga kan, kalau sudah susah-susah menghias, tapi peluang untuk dilihatnya kecil?
Alasan kedua, menghias dinding menjadi cara mempercantik tanpa harus mengorbankan uang. Coba bandingkan bila untuk tujuan tampil lebih molek, Anda menggunakan cara-cara berikut ini: menaruh rak pajang menempel pada salah satu dinding, meletakkan sebuah meja konsol di dekat pintu masuk, atau menggunakan guci-guci besar yang diletakkan di sudut-sudut tertentu. Memang, ruang akan tampil lebih indah. Tapi ada sebagian ruang yang kita "persembahkan" untuk para benda pemanis ini.
Bermain-main dengan dinding akan membuat rumah tampil lebih berseni, tanpa ada ruang yang harus dikorbankan. Untuk rumah berukuran terbatas, cara ini bisa jadi pilihan paling pas.
Bila dinding sudah "bicara dengan keras", mungkin Anda tak perlu lagi kehadiran si rak pajang, si meja konsol, atau si guci.
Made Mardiani Kardha
Editor in Chief
baja ringan banten, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, baja ringan tangerang, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Baja Ringan Bikin Proses Konstruksi Lebih Cepat
Menggunakan baja ringan sebagai material bangunan diyakini akan membuat proses konstruksi lebih cepat.
Posted on 7 April 2014 by: Tabita Diela
Baja Ringan Bikin Proses Konstruksi Lebih Cepat
iDEAonline.co.id - Baja ringan sebagai material pembuat rumah semakin popular. Bahan yang terbukti lebih tahan terhadap goncangan gempa tersebut juga kian luas digunakan, tidak hanya untuk bangunan-bangunan "darurat" pasca bencana, namun juga untuk rumah-rumah mewah di kota besar. Hadir dengan berbagai kelebihan dibandingkan material konstruksi konvensional, baja ringan akan membuat proses konstruksi lebih cepat.
Hanya, edukasi mengenai pemilihan baja ringan yang tepat belum tersosialisasi dengan maksimal. Masyarakat masih memilih dan berpendapat "asal" baja ringan, maka konstruksi akan menjadi kuat. Padahal, belum tentu semua produk baja ringan menawarkan kekuatan yang sama.
Country VP Corporate & External Affairs NS BlueScope Indonesia Lucia Karina mengatakan, berhati-hati memilih produk baja ringan sangat disarankan. Pasalnya, salah memilih produk, dapat menimbulkan kerugian besar. Tak hanya materi, juga non materi.
Secara umum, sifat baja ringan adalah ringan, kuat dalam sistem terintegrasi,memiliki struktur fleksibel dan mampu menghadapi getaran, serta tidak menjalarkan api. Keuntungan-keuntungan ini sebenarnya sudah cukup meyakinkan masyarakat untuk menggunakannya.
"Penggunaan baja ringan juga efektif dan efisien dalam biaya. Salah satunya, kemudahan dalam pengangkutan (transportasi), karena produk ini dikemas sedemikian rupa," ujar Lucia Kirana kepada Kompas.com , di Jakarta, Rabu (17/7/2013).
Bahkan, menurut Engineering and Development Manager dari NS Bluescope Lysaght Irosa Wahyudi baja ringan saat ini sudah bukan merupakan material alternatif, melainkan pilihan utama. Ada beberapa keuntungan utama yang bisa konsumen dapatkan bila menggunakan baja ringan.
Di antaranya; bila dibandingkan dengan rangka kayu, baja ringan tidak akan dihinggapi rayap. Selain itu, penggunaan baja ringan memungkinkan proses konstruksi sebuah bangunan lebih cepat ketimbang material konvensional. Karena produk baja ringan dirancang secara sistematis dan terkomputerisasi sesuai dengan perhitungan konstruksi bagian-bagian rumah dalam bentuk modul. Ada modul untuk dinding, ada pula untuk atap. Jadi para tukang tidak perlu repot membuat ukuran sendiri, tinggal mengikuti instruksi modul, baja ringan siap digunakan.
"Tentu, kekuatan baja ringan menghadapi iklim di sekitar lokasi pemasangan sangat tergantung tipe lapisannya," cetus Irosa.
Irosa mengingatkan, tidak kalah penting dari bahan baja ringan adalah detil pemasangan, terutama jika penggunaan baja ringan dimaksudkan untuk menghadapi gempa. Namun, jika pemilik rumah masih ragu dengan penggunaan baja ringan untuk seluruh bagian rumah, dan masih bersikeras menggunakan bata untuk perimeter rumah, maka hal tersebut dapat "diakali" dengan menggunakan sistem penyekatan rumah dengan baja ringan dan papan gipsum di dalamnya.
Meski demikian, Irosa mengakui masyarakat masih menganggap penggunaan baja ringan bisa membengkakan biaya bangunan karena 15 persen lebih mahal ketimbang material biasa. Namun, jika dilihat secara keseluruhan, penggunaan baja ringan justru mampu menekan biaya karena fundamentalnya lebih murah.
Sebagai perbandingan, untuk pembangunan rumah di luar Pulau Jawa, tepatnya di Kalimantan, biaya yang harus dikeluarkan bagi rangka atap rumah berbahan baja ringan tanpa dinding (dinding menggunakan struktur bata) sebesar Rp 31 juta. Rumah tersebut berukuran 42 meter persegi. Dengan kata lain, kemungkinan besar harga di Pulau Jawa yang memiliki akses lebih mudah, bisa dapat ditekan lebih rendah.
Foto: lysaghtpoint.com
Senin, 07 April 2014
Pekerjaan Renovasi Dalam Tiga Bulan: Pemasangan Rangka Atap
Jika Anda ingin merenovasi bangunan Anda yang bertipe 45/90, berikut ini adalah yang bisa Anda lakukan saat memasang rangka atap. Akan tetapi, Bangunan Anda harus memiliki struktur dan fondasi yang telah memenuhi syarat rumah dua lantai.
Untuk tahapn ini, yang Anda butuhkan adalah rangka baja ringan dengan material zincalume. Bahan alternatif yang bisa digunakan adalah lembaran metal.
Dalam proses ini, Anda harus bekerja sama dengan beberapa pihak. Salah satunya adalah site engineer dari produsen rangka baja.
Site engineer akan datang ke rumah Anda untuk melakukan pengukuran. Hasil pengukuran tersebut kemudian akan dijadikan panduan dalam memproduksi kuda-kuda utama di pabrik. Waktu yang dibutuhkan adalah selama setengah hari untuk merancangnya.
Jika pemasangan rangka atap sudah selesai, berikutnya adalah pemasangan atap metal lembaran. Antara rangka atap dan lembaran atap metal dihubungkan dengan reng.
Pada umumnya, produsen rangka atap baja akan menentukan biayanya berdasarkan beberapa faktor seperti bentuk, luas, sudut, serta jenis penutup atapnya. Untuk biaya pemasangan, produsen sudah memasukkannya ke dalam rincian biaya.
Proses pemasangan ini bisa dikatakan cukup cepat. Hanya membutuhkan waktu selama dua hari. Akan tetapi, waktu lebih akan dibutuhkan jika cuaca buruk dan adanya gangguan di lapangan.
Jadi, total waktu yang Anda butuhkan untuk tahapan ini sekitar 1-4 hari. Cepat, bukan?
Foto: Dok. Renovasi/iDEA
http://www.ideaonline.co.id
Minggu, 06 April 2014
Si Ringan yang Siap Pakai
Mungkin beberapa dari Anda menyangsikan, tetapi di tangan PT Modern Panel Indonesia, tak ada hal yang mustahil.
Dipadupadankan dengan sebuah kawat baja yang telah di galvanis dan diletakkan di kedua sisi panel polyfoam, kedua bahan ini membentuk sebuah material baru yang dapat diaplikasi untuk material rumah.
“Dari segi kesehatan juga jangan khawarir. Bahan polyfoam tidak beracun, tidak berbahaya, tidak mudah terbakar, dan tidak memiliki bahan kimia aktif,” terang Samuel Reiner Ratulangi, Marketing Manager PT Modern Panel Indonesia.
Bahan ini juga dapat didesain dengan kepadatan dan ketebalan yang berbeda tergantung dari jenis panel yang akan digunakan. Misalnya panel dinding akan berbeda dengan panel lantai. Sedangkan diameter kawat yang digunakan bervariasi, mulai dari 2,5mm-5mm.
Cara pemasangannya sangat mudah. Untuk dinding, contohnya. Modular panel yang sudah dirancang diletakkan sesuai dengan layout rumah yang akan diwujudkan.
Setelah terpasang, plester layaknya memplester dinding bata. Setelah itu, prosesnya sama seperti memasang dinding hingga proses pengecatan selesai.
Karena tidak membutuhkan pengeringan dan proses perakitan yang lama, dapat membuat biaya jadi lebih murah. Selain itu, bahan ini dijamin aman terhadap bahaya gempa, kedap suara, tahan topan, tahan api, dan mudah dalam desain.
Selain dinding, produk ini dapat diaplikasi di lantai, dinding, atap beton, hingga tangga dapat diwujudkan kedua material ini. Berbagai kelebihan inilah yang diyakini dapat membuat material Mpanel cepet diterima banyak orang.
Apakah Anda tertarik?
(IRFAN HIDAYAT)
Foto: Arif Budiman
Kamis, 03 April 2014
Cara Hemat Membangun Rumah Tinggal
Membengkaknya biaya pembuatan rumah tinggal dari rencana awal yang sudah dianggarkan seperti keluhan diatas memang cukup bikin pusing karena harus menyediakan dana tambahan yang biasanya lumayan besar. Lain halnya jika anda mempunyai kemampuan finansial yang bagus tapi bagi yang tidak bisa segera menyediakan dana tambahan mengakibatkan tertundanya pelaksanaan pembuatan rumah atau kadang mau tidak mau harus menempati rumah yang belum rampung tersebut.
Bisakah membengkaknya biaya atau pemborosan dalam membangun rumah dihindari? Ada yang berpendapat bahwa hal itu adalah biasa terjadi jika kita membuat rumah tinggal pribadi. Yang namanya bikin rumah untuk di huni sendiri pasti dibuat sebagus dan senyaman mungkin, kadang di tengah pelaksanaan ada yang perlu dirubah sebagian desain rumahnya. Ya tidak bisa dihindari lagi harus rogoh kocek lebih dalam .
Pendapat yang mengatakan membengkaknya biaya atau pemborosan dalam membangun rumah tinggal pribadi adalah adalah hal yang biasa terjadi, menurut hemat saya memang “benar” . Benar dalam tanda kutip yang artinya jika sang empunya rumah tidak melakukan tahapan-tahapan yang perlu dilakukan dalam pembuatan rumah, maka pembengkakkan atau pemborosan biaya pasti akan terjadi.
Yang dimaksud dengan tahapan atau langkah pembuatan rumah tinggal yang saya sebutkan diatas secara ringkasnya adalah sebagai berikut:
Langkah pertama: Perencanaan dan disain rumah
Langkah kedua: Pemilihan bahan atau material.
Langkah ketiga: proses membangun rumah.
Tiga langkah diatas memang adalah hal yang pasti sudah difahami bagi yang berkecimpung di dunia konstruksi bangunan tapi bagi masyarakat umum yang ingin menerapkan langkah atau tata cara tersebut untuk membangun rumah tinggal tidaklah sulit.
Untuk melakukan penghematan dalam membuat rumah tinggal pemahaman akan proses atau langkah-langkah membangun rumah memiliki peranan penting. Hal-hal seperti barang terbuang percuma, membongkar bagian bangunan karena disain rumah berubah dan lain sebagainya bisa dihindari. Untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang langkah-langkah pembuatan rumah tinggal bisa anda baca pada artikel Proses Pembuatan Rumah Tinggal.
http://www.majalahrumah.net
Kitab Para Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
Arsip Blog
-
▼
2014
(184)
-
▼
April
(9)
- Percantik dinding dengan padded wall (2)
- Percantik dinding dengan padded wall
- Kami ingin selalu kembali ke rumah
- Banyak ranting di rumahku
- Memoles dinding
- Baja Ringan Bikin Proses Konstruksi Lebih Cepat
- Pekerjaan Renovasi Dalam Tiga Bulan: Pemasangan Ra...
- Si Ringan yang Siap Pakai
- Cara Hemat Membangun Rumah Tinggal
-
▼
April
(9)