Selasa, 26 Mei 2015

Baja Ringan di Jakarta - "5 Tanaman Tahan Banting di Musim Kemarau" - Atap Baja Ringan Tangerang

Layanan GRATIS Konsultasi, Estimasi Biaya, dan Survei Lokasi: Rangka Atap Baja Ringan, Genteng Metal, dan Plafon Gypsum.
http://www.bajaringantangerang.com

===

Eksterior

5 Tanaman "Tahan Banting" di Musim Kemarau

Teks Candella Sardjito

Tak semua jenis tanaman bisa bertahan dari keringnya cuaca di musim kemarau. Namun, tanaman-tanaman berikut bisa bertahan hidup, bahkan cenderung "gembira" ketika musim kemarau tiba.

Jika anda senang berkebun dan bercocok tanam di rumah, maka musim kemarau -kira-kira antara bulan april hingga september- menjadi waktu-waktu "menakutkan" bagi kebun anda. Curah hujan yang rendah mengakibatkan kebanyakan tanaman tak bisa bertahan dari kekeringan.

Untuk mengatasinya, anda harus rajin menyiraminya setiap hari. Namun, bagaimana jika anda harus bepergian dan luput untuk memberinya asupan air? Bisa-bisa, tanaman di kebun anda layu dan kering. Alhasil, usaha anda selama berbulan-bulan pun menjadi sia-sia, bukan? Oleh karena itu, jangan sampai anda salah memilih tanaman yang akan "menghuni" kebun anda, ketika musim kemarau tiba!

Di antara tanaman-tanaman yang lumrahnya memerlukan air, terdapat beberapa tanaman "tahan banting" yang bisa anda budidayakan di kala kemarau merajai. Tak hanya mudah merawatnya, anda pun bisa lebih berhemat, mengingat karakteristik tanaman "tahan banting" ini yang tak perlu disiram secara rutin.

Berikut adalah beberapa tanaman "tahan banting" yang bisa menjadi "penghuni" kebun anda, tanpa membuat anda kerepotan untuk merawatnya.

Sansevieria (Lidah Mertua)

Namanya memang sudah tak asing lagi, mengingat tanaman ini begitu banyak dibudidayakan dan dijadikan tanaman penghias hunian. Tak heran, corak daun sukulennya yang khas, dengan beragam kegunaan bagi sang pemilik tanaman -mulai dari fungsinya sebagai penyubur rambut, hingga kemampuannya untuk menyerap bahan beracun- membuat Sansebvieria begitu digemari.

Di luar kemampuan terpendamnya tersebut, tanaman ini pun begitu populer mengingat ketahanannya yang bisa tumbuh dalam kondisi cuaca apapun. Daunnya tebal, di dalamnya terkandung air sukulen, yang bisa menjadi "cadangan" asupan air. Alhasil, tanaman ini bisa bertahan hidup dalam kondisi kekeringan, tanpa asupan air dalam waktu lama.

Tip

Untuk kadar penyiramannya, perhatikan lebar daun Sansevieria yang anda miliki. Jika daunnya lebar dan tipis, anda harus menyiramnya lebih banyak dan sering, ketimbang jenis berdaun tebal dan sempit. Pada jenis dengan daun sempit, anda cukup menyiramnya 2 kali seminggu.

Chlorophytum (Lili Paris)

Tanaman dengan nama ilmiah Chlorophytum Cocosum ini pun merupakan salah satu tanaman yang sering menghiasi taman-taman hunian, meskipun termasuk ke dalam golongan tanaman semak. Meskipun memiliki bunga cantik berwarna putih, tanaman ini mudah dikenali karena bentuk daunnya yang panjang, tipis, dan menajam di bagian ujung.

Kelebihan dari tanaman ini adalah kemampuannya untuk bertahan di segala kondisi, baik itu hujan ataupun kemarau, terkena sinar matahari ataupun berada di tempat teduh. Bahkan, tanaman ini pun bisa digunakan sebagai tanaman indoor, mengingat karakternya yang masih bisa tumbuh tanpa asupan cahaya matahari.

Tip

Meskipun tahan di segala kondisi, tetaplah sirami tanaman ini setidaknya sekali sehari, namun jangan sampai air menggenangi tanahnya.

Bersambung...

===

baja ringan di jakarta ... baja ringan di jakarta ... baja ringan di jakarta ... baja ringan tangerang ... baja ringan di jakarta ... harga baja ringan ... toko baja ringan ... atap baja ringan tangerang ...

===

Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 316-XIII, 01-14 Mei 2015: "A-Z Meningkat Rumah".

===

Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Perpustakaan Islam Online
Kitab Para Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

Total Tayangan Halaman