A - Z Meningkat Rumah
Ngedak Konvensional VS Modern
Persaingan sama kuat
Ibarat dalam dunia kuliner kita diserbu makanan cepat saji, di dalam dunia arsitektur kita juga dibanjiri material-material baru yang cepat proses memasaknya. Mana yang sebaiknya kita pilih?
Teks Made Mardiani Kardha
Selama puluhan tahun, membuat dak menggunakan beton cor menjadi pilihan utama saat orang ingin meningkat rumah. Namun metode ini memiliki kelemahan, yaitu proses pengerjaannya yang cenderung lama. Ketika waktu terasa demikian terbatas, orang menginginkan proses pengerjaan yang lebih singkat.
Muncullah material yang lebih praktis, seperti dak keraton (keramik beton), dak metal, dan dak beton ringan. Ketiganya sering disebut material prefab (lihat boks: Mengapa Disebut Prefab?). Karena material ini lebih baru, kita sebut saja dengan material modern.
Bila anda bingung harus memilih yang mana, mari pelajari dulu perbedaan antara material konvensional (beton cor) dan material modern (prefab).
Pahami perbedaannya
Keunggulan beton cor adalah harga terjangkau, pengerjaan bisa dilakukan oleh tukang pada umumnya, dan kekuatannya tak perlu diragukan.
Namun, untuk mendapatkan hasil yang sempurna, beton harus ditunggu sampai kering sempurna, yaitu 28 hari. Selama waktu itu, beton tidak boleh terkena hujan sehingga lama kering, pun tidak boleh terkena matahari yang sangat terik sehingga terlalu cepat kering. Bila tahapan ini tidak dilakukan dengan benar, kualitas beton diragukan. Kerusakan yang paling mungkin terjadi adalah retak, yang menyebabkan rumah bocor saat musim hujan tiba.
Sedangkan keunggulan material modern adalah proses pengerjaannya yang lebih cepat, cocok untuk kebutuhan orang masa kini yang selalu kekurangan waktu.
Namun, karena hasil buatan pabrik, pemasangan material ini membutuhkan tingkat presisi yang tinggi, cara pasang yang tepat, dan tukang yang sudah terlatih (sudah ditraining). Kekuatan material modern ini sangat tergantung pada pemasangan yang tepat, yang didasarkan pada penghitungan yang cermat. Kadang-kadang penghitungan ini hanya bisa dilakukan oleh produsen yang mengeluarkan material tersebut. Beberapa material modern ini juga membutuhkan material pendukung tertentu, yang juga merupakan material baru. Misalnya saja, untuk perekat, dibutuhkan semen instan, bukan semen biasa.
Dari segi harga, material modern relatif lebih mahal dibandingkan material tradisional. Namun dengan klaim bahwa pengerjaan lebih cepat, material modern menjanjikan bahwa total biaya yang harus dikeluarkan menjadi lebih rendah. Penghematan terletak di biaya tukang, karena waktu pengerjaan yang lebih pendek.
Namun, penghitungan ini sangat tergantung pada luasan area yang akan didak. Sebagian orang mengatakan penghematan biaya pada material modern baru terasa bila area yang didak cukup besar. Sedangkan bila luasannya kecil saja, mengedak dengan beton cor tetap terasa lebih hemat.
Bersambung...
===
baja ringan tangerang ... baja ringan di jakarta ... harga baja ringan ... toko baja ringan ... atap baja ringan tangerang ... toko baja ringan ... toko baja ringan ... toko baja ringan ...
===
Sumber:
Tabloid Rumah, Inspirasi hidup nyaman, Edisi 316-XIII, 01-14 Mei 2015: "A-Z Meningkat Rumah".
===
Perpustakaan Islam online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Ary Ambary Ahmad Abu Sahla al-Bantani
Sent from my BlackBerry® PIN 269C8299
powered by Sinyal Kuat INDOSAT