Rabu, 11 November 2015

Syarat Merenovasi Bangunan Tua | Atap Galvalum

Renovasi perlu dilakukan apabila kebutuhan ruangan bertambah serta jika ada bagian bangunan yang rusak. Namun tahukah Anda jika terdapat perbedaan antara merenovasi bangunan tua dengan bangunan biasa? Renovasi bangunan tua harus dilakukan dengan perhitungan akan banyak hal kecuali bangunan tersebut akan direnovasi total sehingga bentuk asli dan desain utama bangunan tersebut hilang.

Bangunan tua biasanya memiliki keistimewaan yang lebih dibandingkan bangunan biasa, seperti bangunan tersebut memiliki sejarah atau nilai seni. Apabila bangunan tua yang ingin direnovasi merupakan cagar budaya, sebaiknya hubungi pihak berwenang seperti balai purbakala atau dinas pariwisata dan budaya karena bangunan cagar budaya memiliki aturan renovasi tersendiri.

Apabila ijin renovasi sudah didapatkan, hubungi ahli bangunan atau arsitektur yang berpengalaman merenovasi bangunan tua. Lakukanlah konsultasi mengenai bagian mana yang bisa diubah bentuk dan desainnya. Pada intinya, renovasi tersebut tidak boleh mengubah bentuk asli bangunan dan beberapa elemen lainnya karena dapat mengurangi nilai budaya, seni dan sejarah yang dimilikinya.

Seandainya Anda ingin merenovasi atap dengan menggunakan material sirap, biasanya bagian atap tersebut akan diganti menggunakan sirap yang baru. Begitu juga dengan bagian konstruksi, struktur dan kerangkanya yang dibuat lebih kuat dari sebelumnya. Desain dan bentuk bangunan biasanya tidak boleh mengalami perubahan.

Elemen lainnya seperti jendela dan pintu boleh diganti dengan yang baru, namun tetap menggunakan bahan, bentuk dan gaya yang sama. Bagian dinding pun tidak boleh mengalami banyak perubahan kecuali dinding tersebut sudah tua dan rapuh. Jika dinding terpaksa dirobohkan, biasanya dinding tersebut harus dibangun kembali dengan pola dan bentuk yang sama.

Untuk bagian lantai, biasanya tidak memerlukan renovasi kecuali kondisinya sudah parah. Namun untuk renovasi bagian lantai, lantai lama tidak boleh dibongkar. Jadi yang harus dilakukan adalah menumpuk lantai lama dengan yang baru. Tujuannya adalah agar jika dilakukan penelitian terhadap bangunan tersebut, mereka tetap dapat menggali lantai yang lama.

Langkah terakhir adalah melakukan dokumentasi bangunan sebelum dan sesudah direnovasi. Buatlah dokumentasi yang memuat tampilan bangunan dari segala sudut dan arah. Dokumentasi ini dapat dibuat ke dalam foto, film atau gambar sketsa.

sumber: rumahku dot com

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap galvalum...

atap zincalume...

baja ringan tangerang...

kanopi baja ringan...

konstruksi atap baja ringan...

konstruksi baja...

kuda kuda baja ringan...

rangka atap...

ukuran baja ringan...
Perpustakaan Islam Online
Kitab Para Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman