Selasa, 11 Februari 2014

15 Fakta Atap Baja Ringan (3)

15 Fakta Atap Baja Ringan (3)
Tak sekadar antirayap, antikarat, dan berbobot ringan. Banyak catatan penting yang perlu Anda perhatikan soal sistem rangka atap ini.
Posted on 9 Juli 2013 by: Fredi Indra (@frediindra)
15 Fakta Atap Baja Ringan (3)

11. Bentuk Kuda-kuda
Jangan terpaku pada bentuk kuda-kuda kayu konvensional, sekadar simetris. Bentuk kuda-kuda baja ringan mempunyai banyak variasi, sesuai dengan hasil perhitungan software. Jangan heran jika bentuk rangka ada yang miring ke satu sisi. Bentuk kuda-kuda dengan sudut tak simetris umumnya mengakomodasi perbedaan pembebanan dalam satu atap misal pemasangan waterheater. Karena pembebanan berlebih di salah satu bidang atap, maka rangka di sisi tersebut menjadi lebih rapat. Beban yang disalurkan lebih banyak. Selain beban berlebih, posisi layout ruang dan ringbalk juga memengaruhi. Bentuk kuda-kuda menyesuaikan posisi balok sebagai tumpuan penyalur beban.

12. Jarak dan Bentangan Kuda-kuda
Salah satu keterbatasan baja ringan adalah jarak antar kuda-kuda yang rapat. Jarak idealnya 120cm atau bisa bervasirasi sesuai dengan perhitungan software, mulai dari 60cm-135cm. Jenis rangka ini jarang diekspos karena bentuk sistemnya yang rumit. Dari segi bentangan lebar kosong (tanpa penyangga), rata-rata baja ringan mampu mencapai 8m-12m. Namun untuk bentangan 10m-12m cukup berisiko dan butuh penambahan ring balok. Penambahan balok baru akan tentu mempengaruhi desain rangka atap keseluruhan.

13. Jenis Penutup Atap
Pemilihan penutup atap untuk rangka baja ringan tak sekadar menyoal keindahan dan fungsi, tapi juga efisiensi dan biaya. Semakin kecil ukuran genteng, semakin banyak reng yang harus dihasilkan. Imbasnya biaya bisa tambah membengkak. Misal untuk genteng metal jarak rengnya 45cm dan genteng keramik 20cm, maka jumlah reng genteng keramik lebih banyak. Hal ini juga berlaku dengan bobot penutup atap. Semakin berat material maka semakin kuat rangka yang harus menyangga. Harga pun ikut naik.

14. Harga dan Biaya
Harga yang ditawarkan tiap produsen berbeda-beda sesuai dengan kualitas material dan perhitungan software yang mereka keluarkan. Dalam satu produsen juga tak ada harga tetap. Semua harga dan biaya dihitung berdasarkan perhitungan luas, ketinggian, sudut atap dan jenis penutup yang dipakai. Umumnya harga sistem baja ringan berkisar dari Rp130.000–Rp300.000an termasuk pemasangan dan garansi. Anda juga dapat menyampaikan info mengenai dana yang Anda miliki sebagai panduan bagi produsen. Jadi produsen akan memberikan alternatif desain atap yang paling efisein sesuai dengan dana yang Anda miliki.Hindari pembelian baja ringan batangan/ketengan. Walau harga murah, namun tak ada jaminan kualitas dari sisi kekuatan dan antikarat. Terlebih pemasangan dilakukan dengan tukang tanpa ada perhitungan terkomputerisasi.

15. Garansi
Sebagai jaminan, produsen baja ringan memberikan garansi ketahanan atap. Waktu garansi berbeda satu dengan yang lain. Umumnya di atas 10 tahun hingga 20 tahun. Tapi ingat, garansi menjadi tidak berlaku jika ada perubahan rangka atap tanpa pemberitahuan ke produsen dan teknisi terkait. Perubahan berupa penggantian penutup atap, penambahan aksesoris atau renovasi atap akan membuat perhitungan awal berubah. Imbasnya ketentuan desain awal yang digaransikan ikut berubah.

Foto: Dok. Pryda
Perpustakaan Islam Online
Kitab Para Ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com

Arsip Blog

Total Tayangan Halaman