Pilih rumah bebas banjir (3)
Perhatikan 3 faktor penting ini!
Ya, banyak marketing yang menjanjikan bahwa perumahan yang mereka jual bebas banjir. Bahkan, di dalam brosur mereka mengekspos kata "bebas banjir".
Tabloid Rumah mengadakan polling terhadap 85 orang, berkaitan dengan masalah rumah yang terkena banjir. Dari hasil polling terungkap, kebanyakan responden mengatakan rumah mereka tidak banjir saat dibeli. Tetapi, setelah 2 tahun dan rumah di dalam kompleks perumahan terbangun 80% rumah terkena banjir. Dari pembicaraan ini, tabloid Rumah menyimpulkan, ada 3 faktor mengapa rumah terkena banjir.
Pertama, rata-rata responden membeli rumah saat perumahan baru terbangun. Saat itu, masih banyak lahan kosong di dalam kompleks perumahan, sehingga air hujan masih bisa terserap ke dalam tanah. Setelah perumahan itu jadi, area resapan (berupa tanah kosong tadi) hilang, hingga banjir pun datang. Jika memang memungkinkan, belilah rumah di perumahan yang paling tidak sudah terbangun hingga 50%.
Kedua, kebanyakan responden tidak mengetahui seberapa luas pengembang akan mengalokasikan lahannya untuk area hijau. Kebanyakan mereka hanya memperhatikan tampak rumah, denah, fasilitas apa saja yang ada, dan siapa pengembangnya. Jarang yang memperhatikan seberapa besar area hijau yang akan dibangun pengembang. Padahal area hijau itu tak hanya diperlukan untuk menghijaukan lingkungan, tetapi untuk resapan air. Idealnya, pengembang harus mengalokasikan 40% dari luas lahan perumahannya untuk lahan hijau.
Ketiga, responden jarang yang memperhatikan lingkungan sekitar perumahan. Padahal, selain lingkungan dalam perumahan, anda juga harus memperhatikan lingkungan di luar perumahan. Jika lingkungan di sekitar perumahan anda masih lahan kosong, resiko rumah anda untuk terkena banjir akan semakin besar. Kenapa? Karena area kosong tersebut lambat laun akan berkembang dan terisi bangunan baru, baik itu perumahan, ruko, mal, dan sebagainya. Kondisi ini jelas membuat area resapan di luar lingkungan perumahan berkurang.
Akhir-akhir ini, banyak bangunan baru dirancang lebih tinggi dari jalan raya, dan dari perumahan di sekitarnya. Hal ini dapat berpotensi membuat perumahan tersebut terkena banjir. Jadi, lihat juga apakah di dekat perumahan anda, ada bangunan yang dibuat jauh lebih tinggi dari jalan raya.
Ketiga faktor yang tadi dapat menjadi hal-hal yang harus anda perhatikan sebelum membeli rumah, agar anda tidak terkena imbas banjir.
===
Sumber:
Tabloid RUMAH Edisi 288 - XII, 28 Maret - 10 April 2014
===
Perpustakaan Islam Online
http://baitulkahfitangerang.blogspot.com
===
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan banten, baja ringan tangerang, harga baja ringan, katalog produk baja ringan, rangka atap baja ringan, toko baja ringan,